Example floating
INVESTIGASI & PERISTIWA

FOSMA dan Pemda Satu Tekad: Awal Pemekaran Inbar Dimulai dari Titik Nol Km.

835
×

FOSMA dan Pemda Satu Tekad: Awal Pemekaran Inbar Dimulai dari Titik Nol Km.

Sebarkan artikel ini

Kroya-Indramayu # Pembangunan Tugu Titik Nol Kilometer (Km) di calon pusat pemerintahan Kabupaten Indramayu Barat (Inbar) kini menjadi perhatian berbagai pihak. Rabu (26/11/2025), jajaran pengurus Forum Silaturahmi Masyarakat Indramayu Barat (FOSMA Inbar) melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan tugu yang berada di Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya. Area ini telah disiapkan seluas 2 hektare (Ha) sebagai embrio pusat pemerintahan Inbar.

Pemerintah Daerah melalui Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin resmi merealisasikan salah satu agenda besar Pembangunan Tugu Titik Nol ( 0 ) Km. yang merupakan aspirasi masyarakat Indramayu Barat yang selama ini dikawal oleh Forum Silaturahmi Masyarakat Indramayu Barat (FOSMA Inbar).

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Dewan Pembina FOSMA Inbar Drs. H. Heri Sudjati, MM, Ketua FOSMA Inbar H. Abdulrahman, SE, Kepala Desa Sukaslamet Rajudin, kontraktor pelaksana Hendra, para Koordinator Kecamatan (Korcam), serta masyarakat sekitar.

Tugu Bukan Seremonial, Tapi Tonggak Sejarah Pemekaran

Dewan Pembina FOSMA Inbar, Drs. H. Heri Sudjati, MM, menegaskan bahwa pembangunan tugu ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terbentuknya Kabupaten Indramayu Barat.

“Tugu ini bukan sekadar seremonial. Ini bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu Barat,” ujarnya.

Senada, Ketua FOSMA Inbar H. Abdulrahman, SE menyampaikan bahwa tugu nol kilometer adalah simbol perjuangan yang tidak hanya dapat dilihat tetapi dirasakan oleh seluruh masyarakat Inbar.

“Tugu ini memiliki makna mendalam bagi perjuangan masyarakat Indramayu Barat. Kita akan kawal hingga terwujudnya Kabupaten Indramayu Barat,” tegasnya ke iqronews.click.

FOSMA menambahkan, pembangunan tugu titik nol Km.  ini dilaksanakan sesuai komitmen politik Bupati dan Wakil Bupati Indramayu  dan aspirasi FOSMA yang dituangkan dalam kesepakatan pada 10 September 2024.

Baca Juga : FOSMA Inbar Apresiasi Bupati Lucky Hakim, Titik 0 Km Indramayu Barat Jadi Awal Harapan Baru

Diharapkan Jadi Destinasi Wisata dan Penguat Ekonomi

Kepala Desa Sukaslamet, Rajudin, mengaku bangga desanya menjadi lokasi yang akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan Indramayu.

Ini kehormatan bagi kami. Kami siap menjaga tugu ini agar bermanfaat dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Sambil menunggu pemekaran, area ini akan kami promosikan sebagai destinasi wisata desa,” jelasnya ke iqronews.click.

Ia berharap pembangunan ini sejalan dengan program pemerintah daerah terkait penguatan ekonomi dari sektor pariwisata.

Kontraktor Lokal Bangga Ambil Bagian

Kontraktor pelaksana, Hendra, menyampaikan bahwa pembangunan tugu dikerjakan oleh pelaku usaha lokal.

“Kami bangga dipercaya. Tugu ini dibangun oleh masyarakat sekitar untuk masyarakat Indramayu Barat,” ucapnya.

Simbol Awal Peradaban Baru Indramayu Barat

Tugu setinggi kurang lebih 5 meter ini dirancang tidak hanya sebagai penanda geografis, namun menyimpan simbol perjuangan serta kekayaan sejarah dan budaya masyarakat Indramayu bagian barat. Desainnya mengadopsi arsitektur bercorak Kerajaan Pajajaran untuk menegaskan akar budaya Sunda yang kuat di wilayah tersebut.

Pada bagian puncak berdiri Cakra Udaksana, pusaka peninggalan pendiri Indramayu, Raden Arya Wiralodra, yang diletakkan di atas Bunga Cempaka Kuncup melambangkan kesucian, harapan, dan kelahiran era baru. Sisi bawah tugu dihiasi ornamen Kujang menghadap empat mata angin sebagai simbol ketangguhan dan perlindungan identitas Jawa Barat.

Di tengah bangunan terdapat tulisan  Nol ( 0 ) Km. serta prasasti berbahan granit. Sementara bagian dasar tugu diberi tulisan INDRAMAYU BARAT sebagai penegasan identitas wilayah administratif baru.

Keberadaan Tugu Titik Nol ( 0 ) Km. memiliki fungsi strategis:

  • Titik edukasi sejarah perjuangan Indramayu Barat

  • Identitas resmi wilayah calon kabupaten baru Indramayu Barat

  • Pemerintah daerah menunjukkan keberanian menepati janji politik

  • Fondasi pemekaran kini semakin kuat secara fisik dan administratif

Dengan progres pembangunan yang berjalan, masyarakat menilai bahwa babak baru Indramayu Barat telah dimulai semakin nyata dan semakin dekat menjadi daerah otonomi baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!