Indramayu # Pemerintah Kecamatan Sukra menyambut kehadiran mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Sukra. Penyambutan sekaligus arahan kegiatan KKN disampaikan langsung oleh Camat Sukra, Sigit Widiyanto, yang akrab disapa Bang Joey, didampingi Kepala UPTD Puskesmas Sukra, Pj. Kuwu Ujung Gebang, serta perangkat Desa Sukra Wetan. Senin,12/01/2026.
Pada pelaksanaan KKN ini, mahasiswa UNPAD ditempatkan di tiga desa, yakni Desa Sukra, Desa Sukra Wetan, dan Desa Ujung Gebang. Masing-masing desa diisi oleh 17 mahasiswa, sehingga total 51 mahasiswa siap melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
KKN Berlangsung Sebulan dengan Fokus Program Prioritas
Program KKN direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 10 Januari hingga 11 Februari 2026. Dalam periode tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membangun kedekatan sosial dengan masyarakat, sekaligus menjalankan program-program yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga desa.
Adapun fokus KKN diarahkan pada penanganan kemiskinan, pengelolaan sampah, serta penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan, yang dinilai relevan dengan tantangan pembangunan desa di Kecamatan Sukra.
Camat Sukra: Mahasiswa Harus Hadir dan Memberi Manfaat Nyata
Dalam arahannya, Camat Sukra Sigit Widiyanto menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk kehadiran nyata mahasiswa di tengah masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UNPAD di Kecamatan Sukra. Kami berharap mahasiswa benar-benar hadir di tengah masyarakat, berbaur, mendengar, dan memberikan manfaat nyata sesuai dengan kebutuhan desa,” ujar Bang Joey.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat agar program KKN dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kunci keberhasilan KKN adalah kolaborasi. Mahasiswa jangan berjalan sendiri, tetapi bersinergi dengan kuwu, perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat. Dengan begitu, program yang dijalankan tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi bisa dirasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Penopang Kegiatan KKN
Kehadiran Kepala UPTD Puskesmas Sukra dalam kegiatan tersebut, menurut Camat Sukra, menunjukkan bahwa aspek kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pengabdian mahasiswa.
“Masalah kemiskinan, lingkungan, dan ketahanan pangan juga berkaitan erat dengan kesehatan. Karena itu, kami libatkan Puskesmas agar mahasiswa bisa bersinergi dalam edukasi kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya ke iqronews.click.
Mahasiswa Didorong Adaptif dan Edukatif
Camat Sukra berharap mahasiswa KKN UNPAD mampu beradaptasi dengan kondisi sosial dan budaya setempat, serta menjadi agen edukasi yang komunikatif dan membumi.
“Silakan aplikasikan ilmu dari kampus, tetapi tetap menyesuaikan dengan kearifan lokal. Jika mahasiswa bisa adaptif dan komunikatif, masyarakat akan terbuka dan program KKN akan berjalan lebih efektif,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemerintah Kecamatan Sukra berharap terbangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, serta tercipta praktik-praktik baik yang dapat dilanjutkan setelah masa KKN berakhir.

















