Example floating
PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN SDM

Dolan Ning Sekolah, Langkah Cerdas Camat Rory Kejar 100 Persen Kepemilikan KIA

Avatar photo
881
×

Dolan Ning Sekolah, Langkah Cerdas Camat Rory Kejar 100 Persen Kepemilikan KIA

Sebarkan artikel ini

Haurgeulis, Indramayu  # Komitmen Pemerintah Kecamatan Haurgeulis dalam menjamin hak identitas anak terus diperkuat melalui inovasi pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat. Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, S.STP., M.Si, menginisiasi program “Dolan Ning Sekolah”, yakni layanan jemput bola pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dengan mendatangi sekolah-sekolah.

Program ini lahir dari kesadaran bahwa identitas kependudukan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi sejak usia dini. Dengan mendekatkan layanan ke lingkungan pendidikan, pemerintah kecamatan berupaya memangkas jarak, waktu, serta beban administrasi yang kerap menjadi kendala bagi orang tua.

“Identitas adalah hak dasar setiap anak sebagai warga negara. Melalui program Dolan Ning Sekolah, kami memastikan negara hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih peduli. Kami tidak ingin ada anak di Haurgeulis yang terhambat masa depannya hanya karena belum memiliki dokumen kependudukan,” tegas Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah. ke iqronews.click

Ia menambahkan, pendekatan layanan langsung ke sekolah merupakan langkah strategis agar pelayanan publik semakin efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Sekolah adalah tempat terbaik untuk menjangkau anak-anak secara langsung. Dengan layanan jemput bola ini, kami mempermudah orang tua sekaligus menanamkan budaya tertib administrasi sejak dini,” lanjutnya.

Pelayanan Aktif Tiga Kali Sepekan

Untuk memastikan program berjalan optimal, Kecamatan Haurgeulis menerapkan pola pelayanan intensif tiga kali dalam sepekan. Jadwal kunjungan disusun sistematis agar seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, dapat terlayani secara merata.

Model pelayanan ini menjadi wujud nyata transformasi birokrasi yang tidak lagi menunggu warga datang, melainkan pemerintah yang hadir langsung menjemput kebutuhan masyarakat.

Sasaran Bertahap Semua Jenjang

Program “Dolan Ning Sekolah” dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur. Sasaran awal meliputi:

  • Sekolah Dasar (SD)

  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)

  • Taman Kanak-kanak (TK)

Kemudian diperluas ke:

  • Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Strategi ini ditujukan agar tidak ada satu pun anak di Haurgeulis yang terlewat memiliki KIA.

KIA: Identitas Kecil, Manfaat Besar

Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Joni SP, menjelaskan bahwa KIA memiliki fungsi strategis yang sering kali belum dipahami masyarakat sepenuhnya.

KIA bukan sekadar kartu, tetapi dokumen penting yang membuka akses anak ke berbagai layanan publik, di antaranya:

✔ Persyaratan pendaftaran sekolah
✔ Pembukaan rekening tabungan anak
✔ Pendaftaran BPJS dan layanan kesehatan
✔ Klaim asuransi
✔ Administrasi perjalanan dan layanan publik lainnya

Menegaskan hal tersebut, Camat Rory kembali menekankan pentingnya kepemilikan KIA bagi masa depan anak.

“KIA bukan hanya kartu identitas, tetapi pintu masuk anak untuk mendapatkan berbagai layanan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Karena itu, program ini menjadi prioritas kami di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Target 100 Persen Kepemilikan KIA

Melalui program “Dolan Ning Sekolah”, Kecamatan Haurgeulis optimistis mampu mencapai 100 persen kepemilikan KIA dalam waktu dekat. Lebih dari sekadar mengejar angka, program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar administrasi serta pelayanan publik yang humanis.

Upaya ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai pelindung hak-hak dasar anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!