Indramayu # Sepuluh tahun yang lalu, di tengah kesibukannya sebagai seorang ibu, dan pegiat sosial, Hj. Sri Wahyuni Utami Herman memulai langkah kecil yang bermakna. Dari niat tulus menebar cahaya Al-Qur’an, lahirlah Rumah Tahfizh Herman Untari Al Jannah, tempat di mana anak-anak tumbuh dalam bimbingan kasih dan semangat mencintai kalamullah.
Kini, satu dekade berlalu. Rumah tahfizh ini telah menjadi saksi lahirnya generasi Qurani berakhlak mulia. Setiap hafalan, setiap doa, dan setiap air mata perjuangan menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju ridha Allah SWT.
“Sepuluh tahun yang lalu, kami memulai dari hal sederhana. Dalam rentang itu, kita telah menyaksikan begitu banyak tetes air mata perjuangan, senyum kebersamaan, dan doa-doa yang tak pernah putus demi melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia,” tutur Bunda SWH dengan nada penuh haru.
Politik sebagai Jalan Pengabdian
Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem ( 2024-2029) , Bunda SWH dikenal luas bukan hanya karena kiprahnya di dunia politik, tetapi karena ketulusannya dalam memperjuangkan pendidikan keagamaan dan nilai-nilai Qurani.
Ia memandang politik bukan sekadar alat kekuasaan, melainkan wadah untuk memperluas manfaat. Setiap kebijakan dan langkah yang diambilnya selalu dilandasi semangat “Bahagia Bersama Al-Qur’an”.
“Kami ingin Rumah Tahfizh ini menjadi taman surga di bumi, tempat tumbuhnya generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan membawa cahaya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Pemberdayaan Perempuan dan Generasi Muda
Selain fokus pada dunia pendidikan Qurani, Bunda SWH juga aktif dalam pemberdayaan perempuan dan pembinaan generasi muda. Ia percaya, perempuan yang kuat dan beriman adalah fondasi utama bagi lahirnya bangsa yang tangguh dan berkarakter.
“Perempuan yang cerdas dan berakhlak Qurani akan menjadi cahaya dalam keluarga dan masyarakat. Karena itu, saya ingin terus mendorong lahirnya perempuan yang berdaya dan bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya penuh semangat.
Mengabdi dengan Cinta dan Ketulusan
Bagi Bunda SWH, perjalanan Rumah Tahfizh Herman Untari Al Jannah bukan hanya proyek sosial, tetapi wujud nyata pengabdian yang lahir dari cinta. Ia meyakini, perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan keikhlasan.
“Terima kasih atas cinta, kepercayaan, dan doa yang terus mengalir. Mari kita lanjutkan langkah ini bersama, dengan semangat Bahagia Bersama Al-Qur’an, menuju ridha Allah SWT,” pungkasnya dengan senyum penuh syukur.
Profil Singkat Hj. Sri Wahyuni Utami Herman (Bunda SWH)
-
Jabatan: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
-
Fraksi: Partai NasDem
-
Pendiri: Rumah Tahfizh Herman Untari Al Jannah
-
Fokus Perjuangan: Pendidikan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Qurani
-
Moto Hidup: Bahagia Bersama Al-Qur’an, Mengabdi dengan Cinta dan Ketulusan.
(#Adv.)

















