Example floating
PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN SDM

Lucky Hakim Lepas Ribuan Mahasiswa Unpad KKN, Fokus Literasi dan Pengentasan Kemiskinan

1008
×

Lucky Hakim Lepas Ribuan Mahasiswa Unpad KKN, Fokus Literasi dan Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Sumedang # Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi melepas ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Indramayu. Pelepasan berlangsung di Pelataran Rektorat Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (9/1/2026).

Program KKN ini diikuti oleh mahasiswa semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 untuk periode Januari–Februari 2026, dengan penugasan langsung ke desa-desa sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Kolaborasi Lintas Entitas untuk Menekan Kemiskinan

 Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas entitas antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Universitas Padjadjaran. Ia menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Terima kasih atas kerja samanya dengan lintas entitas. Karena tidak mungkin bisa kami hanya Pemkab Indramayu sendiri. Dan untuk menurunkan kemiskinan di Jawa Barat, salah satunya adalah menurunkan kemiskinan di Indramayu, karena bagian daripada itu,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab Indramayu dalam mendukung penuh pelaksanaan KKN berbasis data dengan melibatkan seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.

“Kami siap secara data, kami kerahkan semua para camat dan seluruh kepala desa untuk bekerja sama. Ini satu kesempatan luar biasa, belum tentu kita dapat lagi di antara semua kota/kabupaten di Jawa Barat,” tegasnya.

Dua Kunci Penanggulangan Kemiskinan: Pendapatan dan Beban Pengeluaran

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Herman Suryatman, menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan memiliki dua kunci utama, yakni peningkatan pendapatan dan pengurangan beban pengeluaran masyarakat. Ia berharap mahasiswa KKN mampu berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan berbagai peluang yang tersedia.

“Kunci penanggulangan kemiskinan itu ada dua, yaitu pendapatan harus ditingkatkan dan beban pengeluaran harus dikurangi. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan bisa ‘menyeberangkan’ dan mengantarkan masyarakat agar mampu mengakses peluang, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi beban pengeluaran,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun waktu pelaksanaan KKN relatif singkat, mahasiswa tetap diharapkan mampu memberikan dampak nyata melalui penguatan literasi keluarga dan literasi keterampilan hidup (life skill). Masyarakat perlu dibekali pemahaman agar mampu mengakses peluang ekonomi, mengelola pendapatan, dan menekan pengeluaran rumah tangga secara bijak.

KKN Jadi Jembatan Ilmu Kampus dan Realitas Masyarakat

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pembelajaran di luar kelas, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan persoalan nyata di lapangan.

“Selamat belajar di tempat KKN. Semoga ilmu yang didapatkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Rektor Unpad.

Ia berharap mahasiswa mampu memaknai KKN sebagai proses pembelajaran sosial yang membentuk empati, kepemimpinan, serta kepekaan terhadap problematika masyarakat.

Ribuan Mahasiswa Diterjunkan ke 203 Desa

Sebanyak 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran akan diterjunkan ke 203 desa yang tersebar di dua kabupaten/kota di Jawa Barat, yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang, untuk melaksanakan KKN selama periode Januari–Februari 2026.

Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif, berbasis data, serta berorientasi pada penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!