Indramayu,22/09/2025 # Nama Tahtadu Wafi, siswa SMKN 1 Anjatan, berhasil mencuri perhatian dalam ajang PSHT Cup XI Tahun 2025 yang digelar di GOR Singalodra Indramayu pada 20–21 September 2025. Bertanding di kategori usia remaja (SMA/SMK/MA sederajat), ia sukses meraih medali perunggu meski harus menghadapi persaingan ketat dari ratusan atlet se-Jawa Barat.
Tahtadu Wafi tampil sebagai kontingen SMKN 1 Anjatan dengan dukungan penuh sang pelatih, Curnata, S.Kom. Keberhasilannya menembus podium membuktikan semangat dan ketekunannya dalam berlatih, sekaligus membawa harum nama sekolah dan rayon yang menaunginya.
Ungkapan Syukur dan Harapan
Usai pertandingan, Tahtadu Wafi menyampaikan rasa syukur sekaligus permohonan maaf kepada sekolah dan rayon.
“Maaf saya belum bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Rayon dan sekolah SMKN 1 Anjatan. Insya Allah ke depan saya akan berlatih lebih keras agar bisa meraih hasil maksimal,” ucapnya penuh ketulusan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh.
“Terima kasih kepada Bapak Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Anjatan, H. Saban, M.Pd., Ketua Bidang Kesiswaan Apt. Satrio, S.Far., Wali Kelas XI 2 BCF Ibu Kaerunisa, serta teman-teman SMKN 1 Anjatan yang selalu memberi semangat dan support,” tambahnya.
![]()
Inspirasi bagi Generasi Muda
Prestasi Tahtadu Wafi menjadi bukti bahwa kejuaraan PSHT Cup tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga ruang pembinaan mental, disiplin, dan sportivitas bagi generasi muda. Dukungan penuh dari sekolah, keluarga besar PSHT, hingga teman-temannya, menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus melangkah lebih jauh.
Ketua KONI Indramayu, H. Trisula Baedi, yang hadir membuka kejuaraan, menegaskan bahwa pencapaian para atlet muda sangat penting untuk masa depan olahraga pencak silat.
“Ajang ini adalah langkah awal mencari atlet berprestasi. Dari sini akan lahir pesilat-pesilat tangguh yang membawa nama baik Indramayu dan Jawa Barat,” ujarnya.
Fondasi untuk Masa Depan
Ketua Umum PSHT, H. Taufik, juga menekankan bahwa silat tengah diproyeksikan menuju panggung olimpiade. “Kami berharap prestasi dari para atlet muda bisa menjadi awal pembinaan berkelanjutan hingga ke tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Menurut Tahtadu Wafi, medali perunggu Juara III Kelas G Putra Remaja ini bukanlah akhir, melainkan pijakan awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Dengan kerja keras, dukungan sekolah, dan pembinaan intensif dari PSHT, ia bercita-cita mengharumkan nama Indramayu di kancah yang lebih luas.
















