AGROKULTUR

Dukung Ketahanan Pangan, Indramayu Inisiasi SPBU Alat Pertanian Modern

672
×

Dukung Ketahanan Pangan, Indramayu Inisiasi SPBU Alat Pertanian Modern

Sebarkan artikel ini

Indramayu # Kabupaten Indramayu terus melakukan terobosan guna memperkuat posisinya sebagai daerah lumbung pangan nasional. Setelah berbagai program mekanisasi pertanian berjalan, kini muncul gagasan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai solusi keterbatasan BBM yang selama ini menjadi keluhan petani.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menegaskan bahwa kebutuhan energi pertanian semakin mendesak. Apalagi pada musim tanam dan panen, permintaan BBM untuk alsintan meningkat tajam.

“Salah satu kendala kita khususnya para petani, ini terkait BBM untuk alsintan. Sangat terbatas sekali,” ungkap Sugeng, Selasa (25/11/2025).

Usulan pembangunan SPBU alsintan berasal dari koperasi tani di Indramayu dan telah dibahas bersama sejumlah pihak, termasuk Patra Niaga dan Kementerian Pertanian. Lokasi rencana awal ditetapkan di wilayah Wanasari. Namun keputusan final masih menunggu restu pemerintah pusat.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menilai bahwa rencana tersebut sangat strategis untuk meningkatkan efektivitas alsintan yang kini banyak digunakan petani.

“Sebagai daerah pertanian dan penopang ketahanan pangan nasional, wajar jika kita ingin ada SPBU alsintan,” tegasnya.

Jika terwujud, Indramayu akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki SPBU khusus untuk mendukung mekanisasi pertanian, melengkapi keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang sudah lebih dulu melayani sektor kelautan.

Syaefudin juga mengungkapkan apresiasi besar kepada pemerintah pusat dan para pihak yang terus mendorong kemajuan pertanian di Indramayu.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo, Wamentan, serta Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir. Bagaimanapun kita semua butuh petani. Kalau petani gak tanam, kita gak bisa makan,” kata Wabup.

Di beberapa wilayah, peningkatan produktivitas sudah mulai terlihat, seperti di Kecamatan Kandanghaur yang biasanya mengalami kendala panen namun kini justru menghasilkan hasil yang menggembirakan.

Pemerintah daerah berharap hadirnya SPBU alsintan dapat menjadi pemicu kemajuan sektor pertanian yang lebih besar, sekaligus memastikan pemanfaatan alsintan berjalan optimal hingga ke tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!