KEBIJAKAN

Bukan Sekadar Pelantikan! Kuwu Andi Priatna Dorong Perangkat Desa Kertawinangun Utamakan Pelayanan Warga

Avatar photo
15532
×

Bukan Sekadar Pelantikan! Kuwu Andi Priatna Dorong Perangkat Desa Kertawinangun Utamakan Pelayanan Warga

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU #Delapan perangkat Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya, Senin (5/10/2026).

Prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Kertawinangun itu bukan sekadar pengisian jabatan dalam struktur pemerintahan desa. Pelantikan menjadi awal tanggung jawab baru bagi para perangkat untuk membuktikan integritas, profesionalisme, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Desa Kertawinangun Andi Priatna bersama jajaran pemerintahan desa berharap perangkat yang baru dilantik dapat bekerja secara solid, memahami tugas masing-masing, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Delapan Perangkat Desa Resmi Mengemban Tanggung Jawab Baru

Pelantikan dipimpin langsung Kepala Desa Kertawinangun Andi Priatna dan dihadiri Camat Kandanghaur Rusyad Nurdin, S.T., M.Si., perwakilan Danramil 1616/Kandanghaur Serka Basri, Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, S.H., Kepala Desa Soge Ahmad Maulana, Kepala Desa Eretan Kulon Ali Sodikin, jajaran perangkat desa, Ketua BPD, ketua tim pelaksana, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan desa, serta keluarga perangkat yang dilantik.

Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Surat Keputusan Kepala Desa Kertawinangun tentang pengangkatan perangkat desa, pengambilan sumpah/janji jabatan, penandatanganan berita acara, dan pelantikan.

Delapan perangkat desa yang resmi dilantik yaitu:

  • Juru Tulis/Sekretaris Desa: Puspa Ajwa Zauna
  • Kaur Keuangan: Bakhrul Ulummudin
  • Kaur TU/Umum: Sulaeman
  • Kasi Pelayanan: Untung Suropati
  • Kasi Kesejahteraan: Ahmad Yani
  • Bekel: Anton Diatno
  • Bekel: Sunjaya
  • Bekel: Hayanto

Kedelapan perangkat tersebut merupakan peserta seleksi dengan nilai tertinggi pada masing-masing formasi. Selanjutnya, mereka direkomendasikan oleh Camat Kandanghaur kepada Bupati Indramayu untuk ditetapkan sebagai perangkat Desa Kertawinangun sesuai jabatan masing-masing.

Kuwu Andi Priatna: Jabatan Harus Dibuktikan dengan Pengabdian

Kuwu Kertawinangun Andi Priatna menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perangkat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

Menurut Andi, perangkat desa merupakan salah satu unsur yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan perangkat akan ikut menentukan kepercayaan warga terhadap pemerintahan desa.

“Perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa. Oleh karena itu, diperlukan dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian yang tinggi dalam menjalankan amanah yang telah diberikan,” ujar Andi Priatna.

Ia berharap perangkat yang baru dilantik mampu bekerja cepat, transparan, profesional, dan responsif, sekaligus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Camat Kandanghaur Ingatkan Pentingnya Memahami Tupoksi

Camat Kandanghaur Rusyad Nurdin memberikan pesan khusus kepada para perangkat yang baru dilantik agar segera memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.

Menurutnya, penguasaan tupoksi menjadi dasar agar pemerintahan desa dapat berjalan secara efektif. Setiap perangkat harus mengetahui batas kewenangan, tanggung jawab, serta pekerjaan yang menjadi bagian dari tugasnya.

Tujuan akhirnya bukan semata-mata tertib administrasi, tetapi menghadirkan pelayanan prima atau excellent service bagi masyarakat.

Rusyad juga mengingatkan bahwa jabatan perangkat desa memiliki dimensi moral.

“Selain tanggung jawab kedinasan, ada tanggung jawab moral yang mengikat para pamong,” kata Rusyad Nurdin.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dan tindakan aparatur desa dapat memengaruhi citra, marwah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Sinergi Perangkat Desa Menjadi Kunci Pelayanan kepada Warga

Selain kemampuan individu, keberhasilan pemerintahan desa juga ditentukan oleh kemampuan seluruh perangkat bekerja sebagai satu tim.

Rusyad menekankan bahwa kepala desa tidak mungkin menjalankan seluruh program pemerintahan seorang diri. Karena itu, para perangkat harus menjadi bagian dari tim yang bekerja dalam satu irama untuk menjalankan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi juga perlu dibangun bersama BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Dengan kolaborasi tersebut, program desa diharapkan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi pelayanan dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kapolsek Joni Dorong Komunikasi dan Sinergi untuk Menjaga Kondusivitas

Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, S.H., turut menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dengan unsur keamanan serta masyarakat.

Perangkat desa memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga. Karena itu, komunikasi yang baik dapat membantu mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sejak dini.

Sinergi Pemerintah Desa Kertawinangun dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan pemerintahan tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga bagaimana aparatur membangun komunikasi, kepercayaan, dan rasa aman di tengah masyarakat.

Dari Pelantikan Menuju Pembuktian Kinerja

Pelantikan menjadi titik awal, bukan akhir dari proses pengangkatan perangkat desa.

Masyarakat pada akhirnya akan menilai keberhasilan para perangkat melalui kerja sehari-hari: seberapa cepat pelayanan administrasi diberikan, seberapa jelas informasi disampaikan, seberapa responsif aparatur menangani kebutuhan warga, serta seberapa besar kontribusi mereka terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, sumpah dan janji jabatan memiliki makna penting. Ia bukan hanya dibacakan dalam sebuah prosesi, tetapi harus diterjemahkan menjadi perilaku dan kinerja.

Perangkat desa juga perlu terus meningkatkan kemampuan, membangun koordinasi, serta memahami regulasi yang berkaitan dengan tugas masing-masing.

Warga Menanti Pelayanan yang Cepat, Terbuka, dan Profesional

Delapan perangkat baru kini memiliki tanggung jawab untuk menjawab harapan masyarakat Kertawinangun.

Harapan tersebut pada dasarnya sederhana: pelayanan mudah diakses, administrasi tertib, informasi terbuka, aparatur responsif, serta pemerintahan desa yang dapat dipercaya.

Untuk mewujudkannya, diperlukan kerja bersama. Kepala desa membutuhkan perangkat yang solid, perangkat membutuhkan koordinasi lintas unsur, sementara masyarakat juga memiliki ruang untuk memberikan masukan dan ikut mengawasi jalannya pemerintahan desa.

Dengan demikian, pelantikan delapan perangkat Desa Kertawinangun dapat menjadi momentum memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Amanah Baru, Harapan Baru bagi Kertawinangun

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan delapan perangkat Desa Kertawinangun menjadi langkah baru dalam perjalanan pemerintahan desa.

Pesan dari Kuwu Andi Priatna mengenai pengabdian, arahan Camat Rusyad Nurdin tentang tupoksi dan tanggung jawab moral, serta dorongan Kapolsek Joni mengenai sinergi dan komunikasi menjadi fondasi penting bagi para perangkat dalam menjalankan tugas.

Pada akhirnya, keberhasilan mereka tidak ditentukan oleh prosesi pelantikan, tetapi oleh apa yang dilakukan setelah kembali melayani masyarakat.

Amanah harus diwujudkan dalam kerja. Jabatan harus dibuktikan melalui pelayanan. Dan kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan integritas serta kinerja nyata.

Baca Fakta Edukasi Berita

  • Delapan perangkat Desa Kertawinangun resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan.
  • Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Desa Kertawinangun, Senin (5/10/2026).
  • Delapan perangkat berasal dari peserta seleksi dengan nilai tertinggi pada masing-masing formasi.
  • Kuwu Andi Priatna menekankan jabatan sebagai amanah dan tanggung jawab pelayanan.
  • Camat Rusyad Nurdin meminta perangkat memahami tupoksi dan menjaga tanggung jawab moral.
  • Pelayanan prima menjadi tujuan utama dari penguatan aparatur desa.
  • Kapolsek Joni mendorong komunikasi dan sinergi untuk menjaga kondusivitas masyarakat.
  • Kerja sama kepala desa, perangkat, BPD, unsur keamanan, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci.
  • Pelantikan diposisikan sebagai awal pembuktian kinerja, bukan sekadar seremoni.
  • Masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat, transparan, responsif, dan profesional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!