INDRAMAYU # Menjelang usia ke-499 Kabupaten Indramayu, ruang perjumpaan antara produk lokal, kreativitas masyarakat, edukasi, dan hiburan kembali disiapkan melalui Indramayu Expo 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 8–14 Oktober 2026 di GOR Singalodra Indramayu ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.
Mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”, expo tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan perayaan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, produk lokal, kreativitas masyarakat, serta aktivitas pelaku usaha dan UMKM.
Indramayu Expo Menjadi Ruang Kolaborasi Masyarakat
Indramayu Expo 2026 mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, pelaku UMKM dan tenant, komunitas, satuan pendidikan hingga masyarakat. Konsep tersebut menjadikan expo sebagai ruang interaksi, promosi, edukasi, sekaligus penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Persiapan kegiatan telah dilakukan panitia sejak 1 Oktober 2026, meliputi penataan area, penyediaan lapak, pengaturan space stand, serta berbagai kebutuhan teknis.
Ketua Pelaksana Indramayu Expo 2026, Didik Setyo, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan potensi daerah dan memperkuat kolaborasi berbagai unsur masyarakat.
“Indramayu Expo 2026 kami harapkan tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan potensi daerah, produk UMKM, kreativitas komunitas, serta berbagai aktivitas masyarakat kepada publik,” ujar Didik Setyo.
Menurutnya, keterlibatan UMKM, tenant, komunitas, dunia pendidikan, organisasi, dan masyarakat menjadi bagian penting agar expo dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Lapak UMKM dan Tenant Masih Tersedia
Kabar baik bagi pelaku UMKM dan tenant yang masih ingin berpartisipasi, karena kesempatan untuk mengambil bagian dalam Indramayu Expo 2026 masih terbuka.
Panitia masih menyediakan space stand berukuran 5 x 5 meter dan 3 x 3 meter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Koordinator Humas dan Publikasi Indramayu Expo 2026, Teguh, mengajak pelaku UMKM maupun tenant yang belum bergabung untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Bagi UMKM maupun tenant yang masih ingin berpartisipasi, saat ini space stand masih tersedia. Kami menyediakan pilihan ukuran 5 x 5 meter dan 3 x 3 meter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta,” ujar Teguh.
Teguh menambahkan, kehadiran UMKM dan tenant bukan sekadar melengkapi kemeriahan expo. Stan juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun interaksi langsung dengan masyarakat.
“Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM dan tenant yang bergabung sehingga expo ini benar-benar menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan produk lokal, memperluas jejaring, dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Informasi mengenai ketersediaan lapak, pilihan space, dan teknis keikutsertaan dapat diperoleh melalui Panitia Indramayu Expo atau Divisi Humas dan Publikasi.
Panggung Rakyat Hadir Setiap Malam
Tidak berhenti pada aktivitas expo dan UMKM di siang hingga sore hari, Indramayu Expo 2026 juga menghadirkan Panggung Rakyat pada malam hari yang dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB.
Dwi dari Divisi Acara Indramayu Expo 2026 menjelaskan, Panggung Rakyat disiapkan sebagai pelengkap rangkaian kegiatan sekaligus ruang hiburan dan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat.
“Kami ingin Panggung Rakyat menjadi bagian yang dapat dinikmati masyarakat selama pelaksanaan Indramayu Expo. Setelah masyarakat beraktivitas dan melihat berbagai produk UMKM pada siang hari, pada malam harinya tersedia ruang hiburan yang diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul dan menikmati rangkaian acara bersama,” ujar Dwi.
Dwi juga mengajak masyarakat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan nyaman.
Pelajar Ikut Mengenal Sejarah dan Pembangunan Indramayu
Semangat Hari Jadi Indramayu juga diperluas melalui sektor pendidikan. Satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA mendapatkan Tugas Edukatif Hari Jadi Indramayu pada 8–14 Oktober 2026.
Materinya diarahkan pada pengenalan pembangunan dan sejarah Kabupaten Indramayu. Dengan demikian, momentum hari jadi tidak hanya berlangsung sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal sejarah daerah dan memahami perjalanan pembangunan Indramayu.
Kolaborasi Menjadi Kekuatan Indramayu Expo 2026
Indramayu Expo 2026 melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan kelembagaan, yakni LPM Indramayu, Dewan Pendidikan Kabupaten Indramayu, Kadin Indramayu, Relawan TIK Indramayu, Kelompok Informasi Masyarakat Indramayu, KNPI Indramayu, Karang Taruna Indramayu, Hipmi Indramayu, serta Komite Ekonomi Kreatif Indramayu
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa expo tidak hanya berorientasi pada kegiatan ekonomi dan hiburan. UMKM dapat memperkenalkan produk, komunitas menghadirkan kreativitas, sementara satuan pendidikan berperan melalui kegiatan edukatif.
Menyongsong Lima Abad Indramayu
Memasuki usia ke-499 tahun, Indramayu berada satu langkah menuju momentum lima abad. Tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya” menjadi bagian dari refleksi perjalanan daerah sekaligus momentum untuk melihat potensi Indramayu ke depan.
Indramayu Expo 2026 menjadi salah satu ruang untuk memperlihatkan potensi tersebut melalui produk UMKM, kreativitas masyarakat, komunitas, kegiatan edukatif, dan hiburan rakyat.
Bagi UMKM dan tenant yang masih membutuhkan tempat untuk berpartisipasi, kesempatan masih tersedia melalui pilihan stand 5 x 5 meter dan 3 x 3 meter. Informasi mengenai pendaftaran, ketersediaan space, dan teknis keikutsertaan dapat diperoleh melalui Panitia Indramayu Expo atau Divisi Humas dan Publikasi.
Indramayu Expo 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang meramaikan hari jadi. Ia menjadi ruang pertemuan antara produk lokal, kreativitas, pendidikan, komunitas, hiburan, dan masyarakat—sebuah momentum bersama untuk mengenal potensi daerah sekaligus menyambut perjalanan Indramayu menuju lima abad.



