EKONOMI & UMKM

Ketua DPRD Hadiri PKU PNM, UMKM Makin Berdaya?

Avatar photo
1037
×

Ketua DPRD Hadiri PKU PNM, UMKM Makin Berdaya?

Sebarkan artikel ini

Kehadiran Ketua DPRD Jadi Sorotan di PKU Akbar

Indramayu, Kehadiran Ketua DPRD Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I. menjadi perhatian dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Indramayu, Jumat (24/4/2026), di Gedung PGRI Indramayu.

Dengan mengusung tema “Menjadi Kartini Cerdas Finansial, Berkilau Luar Dalam,” kegiatan ini diikuti lebih dari 250 nasabah PNM, mayoritas perempuan pelaku UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas usaha dan literasi keuangan.

Apresiasi DPRD: UMKM Perempuan Harus Naik Kelas

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas langkah nyata PNM dalam memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan.

“Kegiatan ini sangat positif. Perempuan pelaku UMKM perlu didorong tidak hanya dari sisi permodalan, tetapi juga pendampingan dan edukasi keuangan. Ini langkah konkret untuk menciptakan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada penguatan UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing.

Dari Pembiayaan Hingga Pendampingan

Kepala Cabang PNM Indramayu, Melky Bobby Veronica, dalam paparannya menyampaikan capaian kinerja PNM yang menunjukkan tren pertumbuhan positif dan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.

 PNM menunjukkan capaian yang cukup kuat. Secara nasional, pembiayaan telah mencapai Rp389,42 triliun kepada 16,2 juta nasabah.

Sementara di Indramayu, sebanyak 278.887 nasabah telah dilayani dengan total pembiayaan Rp824,4 miliar. Dari jumlah tersebut, 139.657 perempuan telah diberdayakan.

Selain itu, PNM juga aktif menggelar pelatihan, termasuk 282 kegiatan sepanjang 2026, serta membantu legalitas usaha melalui penerbitan NIB dan sertifikasi halal.

     Baca Juga :

Pameran dan Kelas Binaan, UMKM Didorong Lebih Kreatif

Kegiatan ini juga menghadirkan stand pameran produk unggulan dari nasabah PNM. Berbagai produk lokal dipamerkan sebagai bentuk nyata hasil pemberdayaan.

Selain itu, peserta mengikuti kelas binaan seperti: Kelas kerajinan, Kelas kecantikan, Kelas memasak, Kelas photography dan Mini ruang pintar.

Langkah ini menjadi nilai tambah karena peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung.

Harapan DPRD: Program Berkelanjutan, Bukan Seremonial

Ketua DPRD Indramayu kembali menekankan pentingnya keberlanjutan program.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Harus ada kesinambungan, agar pelaku UMKM benar-benar merasakan dampaknya dalam jangka panjang,” ungkap Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, PNM, dan lembaga keuangan harus terus diperkuat agar UMKM bisa menjadi pilar ekonomi daerah.

Momentum PKU Akbar ini sejalan dengan semangat Kartini. Perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha, tetapi juga penggerak ekonomi keluarga.

Dengan dukungan kebijakan dan program yang tepat, harapan besar muncul UMKM Indramayu tidak hanya bertahan, tetapi berkembang.

Namun, satu catatan penting: tanpa pengawalan dan konsistensi, program baik ini bisa kehilangan dampaknya.

Di sinilah peran semua pihak, termasuk DPRD, menjadi kunci agar pemberdayaan ini benar-benar berkelanjutan.

Baca Fakta, Edukasi Berita

  • 250 nasabah hadir dalam PKU Akbar PNM
  • Fokus pada literasi keuangan perempuan UMKM
  • Ketua DPRD Indramayu hadir dan beri dukungan
  • PNM telah memberdayakan lebih dari 139 ribu perempuan di Indramayu
  • OJK tegaskan PNM Mekaar lembaga resmi, bukan bank emok

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!