NUSANTARA

Indramayu Menuju Lima Abad, Anggi Noviah Dorong Pembangunan yang Benar-Benar Dirasakan Warga

Avatar photo
16969
×

Indramayu Menuju Lima Abad, Anggi Noviah Dorong Pembangunan yang Benar-Benar Dirasakan Warga

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU # Satu tahun menjelang usia lima abad, Kabupaten Indramayu memasuki momentum penting untuk tidak hanya mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga melihat kembali arah pembangunan dan memastikan masa depan daerah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 tahun 2026 yang mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya” menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen daerah untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyiapkan langkah menuju usia 500 tahun.

Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDI Perjuangan, Anggi Noviah, S.I.Pol., menilai usia 499 tahun bukan sekadar angka dalam perjalanan sejarah. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Satu Tahun Menuju Lima Abad Harus Menjadi Momentum Evaluasi

Anggi mengatakan perjalanan menuju lima abad perlu disiapkan dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata. Berbagai capaian pembangunan patut diapresiasi, namun sejumlah pekerjaan rumah yang masih dirasakan masyarakat juga perlu menjadi perhatian bersama.

“Hari Jadi Indramayu ke-499 menjadi momentum bagi kita semua untuk melihat kembali perjalanan yang sudah dilalui. Banyak hal yang sudah dicapai, tetapi tentu masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Karena satu tahun lagi kita akan memasuki lima abad, maka kita harus mempersiapkannya dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata.”

Menurutnya, usia panjang sebuah daerah seharusnya tidak hanya dibanggakan melalui catatan sejarah, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, satu tahun menjelang usia 500 tahun dapat dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat evaluasi terhadap berbagai program pembangunan, sekaligus memastikan kebijakan yang dijalankan semakin relevan dengan kebutuhan warga.

Kemajuan Indramayu Harus Terasa dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagi Anggi, ukuran kemajuan daerah bukan semata-mata terlihat dari pembangunan fisik. Keberhasilan pembangunan juga harus tercermin dari semakin baiknya kehidupan masyarakat.

Pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan, infrastruktur yang memadai, pelayanan publik yang mudah, pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kesempatan bagi warga untuk berkembang menjadi bagian penting dari pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan.

“Bagi saya, ukuran kemajuan Indramayu bukan hanya pembangunan fisik, tetapi bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan itu dalam kehidupan sehari-hari. Petani bisa bekerja dengan baik, anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, pelayanan publik semakin mudah, ekonomi masyarakat tumbuh, dan setiap warga memiliki kesempatan untuk berkembang.”

Pandangan tersebut menempatkan masyarakat sebagai salah satu ukuran utama keberhasilan pembangunan. Artinya, pembangunan tidak berhenti pada selesainya sebuah proyek, tetapi harus dilihat dari dampaknya terhadap aktivitas dan kesejahteraan warga.

Anggi juga menekankan pentingnya aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan. Sebagai anggota DPRD, ia menilai fungsi representasi harus terus digunakan untuk menyerap berbagai kebutuhan masyarakat dan mengawalnya dalam pembahasan kebijakan daerah.

Pertanian dan Ekonomi Rakyat Menjadi Kekuatan Indramayu

Memasuki usia lima abad, sektor ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian penting. Indramayu memiliki potensi besar melalui pertanian, perikanan, UMKM, perdagangan serta berbagai aktivitas ekonomi lokal.

Menurut Anggi, kekuatan tersebut perlu terus dikembangkan agar masyarakat memiliki ruang yang semakin luas untuk tumbuh dan meningkatkan kesejahteraannya.

“Kita ingin pembangunan benar-benar memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh. Petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang kecil, anak muda, semuanya harus memiliki kesempatan untuk berkembang. Karena kemajuan daerah akan terasa ketika ekonomi masyarakatnya juga ikut bergerak.”

Penguatan ekonomi rakyat, lanjutnya, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur serta pelayanan publik.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan ekonomi tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk menjadi pelaku utama dalam perkembangan daerah.

 

Pembangunan Jangan Hanya Berhenti di Pusat Kota

Salah satu hal yang menurut Anggi perlu menjadi perhatian dalam perjalanan menuju lima abad adalah pemerataan pembangunan hingga desa.

Desa memiliki potensi ekonomi, sosial, budaya dan sumber daya manusia yang besar. Karena itu, desa tidak seharusnya dipandang hanya sebagai penerima pembangunan, tetapi juga sebagai bagian penting dari kekuatan Kabupaten Indramayu.

“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat di pusat kota. Desa juga harus menjadi bagian penting dari perjalanan Indramayu menuju lima abad. Potensi desa harus dikembangkan dan masyarakat desa harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk maju.”

Pembangunan desa yang berkelanjutan dapat dilakukan melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi ekonomi lokal.

Pemerataan tersebut juga penting untuk memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap daerah. Ketika masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata, partisipasi publik dalam menjaga dan memajukan daerah juga berpotensi semakin kuat.

Modernisasi Harus Tetap Berpijak pada Identitas Indramayu

Selain pembangunan ekonomi dan infrastruktur, perjalanan menuju lima abad juga perlu diiringi dengan upaya menjaga sejarah, budaya dan identitas masyarakat Indramayu.

Menurut Anggi, kemajuan teknologi dan perubahan zaman merupakan peluang yang harus dimanfaatkan, tetapi modernisasi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budayanya.

“Kita boleh bergerak semakin modern, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri. Sejarah, budaya, tradisi, dan nilai gotong royong masyarakat Indramayu harus tetap kita jaga. Itu adalah bagian dari kekuatan kita dalam menghadapi tantangan masa depan.”

Pelestarian budaya dengan demikian bukan berarti menolak perubahan. Sebaliknya, nilai-nilai lokal dapat menjadi fondasi untuk membangun masyarakat yang terbuka terhadap inovasi sekaligus tetap memiliki karakter yang kuat.

Pemerintah, DPRD dan Masyarakat Harus Berjalan Bersama

Menuju usia 500 tahun, Anggi menilai pembangunan Indramayu membutuhkan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjalankan kebijakan pembangunan. DPRD menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan. Sementara masyarakat berperan menyampaikan aspirasi, mengawal pembangunan, menjaga lingkungan serta memperkuat kehidupan sosial di tengah masyarakat.

“Menuju lima abad, yang paling penting adalah kebersamaan. Pemerintah, DPRD dan masyarakat harus berjalan bersama. DPRD akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan, sementara aspirasi masyarakat harus terus menjadi bagian penting dalam proses pembangunan.”

Semangat kolaborasi tersebut menjadi penting karena pembangunan daerah bukan pekerjaan satu institusi. Keberhasilan pembangunan membutuhkan komunikasi, partisipasi serta pengawasan dari masyarakat.

499 Tahun Menjadi Jembatan Menuju Indramayu yang Lebih Baik

Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 pada akhirnya bukan sekadar perayaan usia daerah. Momentum tersebut dapat menjadi jembatan antara sejarah masa lalu dan cita-cita masa depan.

Sejarah menjadi fondasi, evaluasi menjadi pijakan, sementara kebersamaan menjadi modal untuk menghadapi perjalanan menuju lima abad.

Anggi berharap momentum tersebut dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Indramayu.

“Indramayu adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita jaga, kita bangun dan kita majukan bersama. Selamat Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499. Semoga perjalanan menuju lima abad menjadi momentum lahirnya semangat baru untuk Indramayu yang semakin maju, mandiri dan masyarakatnya semakin sejahtera.”

Satu tahun menuju usia 500 tahun bukan sekadar hitungan waktu. Bagi Indramayu, periode tersebut merupakan kesempatan untuk memperkuat arah pembangunan agar semakin merata, semakin responsif terhadap aspirasi warga, sekaligus semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan menjaga sejarah, memperkuat ekonomi rakyat, membangun desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membuka ruang partisipasi masyarakat, perjalanan menuju lima abad dapat menjadi momentum untuk menghadirkan Indramayu yang tidak hanya berjaya dalam sejarah, tetapi juga semakin maju dan sejahtera di masa depan.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 tahun 2026

499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya

 

oleh :

ANGGI NOVIAH, S.I.Pol.

Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDI Perjuangan,

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!