Tanamkan Dakwah dan Edukasi Keuangan Syariah Sejak Dini
Indramayu # Semangat dakwah dan literasi ekonomi syariah mewarnai kegiatan yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Indramayu dalam program Ramadan Istimewa MES Indramayu 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada 9–10 Februari 2026 di Aula 1 Islamic Center Indramayu dengan dua agenda utama, yakni Lomba Da’i Cilik dan diskusi santai bertema ekonomi syariah bertajuk Ngasah (Ngabuburit Santai Ngobrol Ekonomi Syariah).
Lomba Da’i Cilik ini diikuti oleh 40 peserta anak-anak yang menampilkan kemampuan berdakwah dengan tema ekonomi syariah. Selain melatih keberanian berbicara di depan publik, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai ekonomi Islam sejak usia dini.
Ketua MES Indramayu, Abdul Muin, S.H., M.Kn., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berdakwah, tetapi juga memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya pandai berdakwah, tetapi juga memahami nilai ekonomi Islam yang menekankan kejujuran, transparansi, serta keberkahan dalam setiap aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Diskusi Ekonomi Syariah Lewat Program Ngasah
Selain lomba, kegiatan juga diisi dengan program Ngasah (Ngabuburit Santai Ngobrol Ekonomi Syariah) yang menghadirkan sejumlah narasumber dari lembaga keuangan dan regulator.
Para pembicara yang hadir antara lain:
-
Ketua MES Indramayu Abdul Muin, S.H., M.Kn.
-
Kepala OJK Cirebon Agus Mutholib
-
Pimpinan Cabang BJB Syariah Indramayu Arief Nugroho
-
Pimpinan Cabang PNM Indramayu–Majalengka Melki Bobby Veronica
-
Perwakilan Bupati Indramayu
Dalam kesempatan tersebut, Kepala OJK Cirebon Agus Mutholib mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih produk keuangan dengan menerapkan prinsip “2L” yaitu Legal dan Logis.
Menurutnya, masyarakat perlu memastikan bahwa lembaga atau produk keuangan yang ditawarkan terdaftar dan diawasi oleh OJK (Legal) serta memberikan keuntungan yang masuk akal (Logis).
“Jika ada tawaran investasi dengan keuntungan besar dalam waktu singkat, masyarakat perlu lebih waspada. Pastikan terlebih dahulu legalitasnya dan pertimbangkan secara logis apakah penawaran tersebut masuk akal,” jelasnya.
Pentingnya Akad dalam Modal Usaha
Sementara itu, Pimpinan Cabang BJB Syariah Indramayu, Arief Nugroho, menjelaskan bahwa dalam sistem ekonomi syariah, akad menjadi fondasi utama dalam setiap transaksi keuangan, termasuk dalam pembiayaan modal usaha.
Ia menegaskan bahwa akad berfungsi untuk memperjelas hak dan kewajiban antara pihak bank dan nasabah sehingga transaksi dapat berjalan secara transparan dan adil.
“Dalam pembiayaan syariah, akad menjadi kesepakatan yang jelas antara bank dan nasabah. Selain itu, keuntungan yang diperoleh juga disepakati sejak awal secara transparan agar tidak menimbulkan ketidakjelasan atau gharar,” ungkapnya.
Menurutnya, sistem pembiayaan syariah memberikan solusi bagi pelaku usaha karena mengedepankan prinsip kemitraan dan keadilan, sehingga keuntungan yang diperoleh tidak hanya halal tetapi juga membawa keberkahan.
Penetapan Pemenang Lomba Da’i Cilik
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor 01/SK-JURI/DA’I-MES/III/2026, dewan juri secara resmi menetapkan para pemenang Lomba Da’i Cilik Ekonomi Syariah Ramadan 2026.
Adapun para pemenang yang berhasil meraih prestasi yaitu:
-
Juara I: Adeeva Afseen Mycha (No. Peserta 36)
-
Juara II: Adibah Aliyah Azzahra (No. Peserta 11)
-
Juara III: Asyifa Tan Magita (No. Peserta 29)
-
Juara Harapan I: Alfian Ikhsan Putra Sony (No. Peserta 6)
Penilaian lomba dilakukan secara objektif oleh dewan juri yang terdiri dari Rahimi sebagai penilai isi materi dakwah, Hayat sebagai penilai adab dan sopan santun, Umriyah sebagai penilai ketepatan waktu, serta Zaenudin sebagai penilai retorika atau gaya bahasa dalam penyampaian dakwah.
Melalui proses penilaian tersebut, para peserta dinilai tidak hanya dari kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga dari kedalaman materi, etika penyampaian, serta kemampuan retorika dalam menyampaikan pesan dakwah kepada audiens.
Dukungan Berbagai Lembaga
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga, di antaranya OJK Cirebon, BAZNAS Indramayu, BJB Syariah Indramayu, serta PNM Indramayu–Majalengka. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk partisipasi sebagai narasumber, tetapi juga melalui kehadiran stand informasi dan edukasi yang disediakan bagi para pengunjung.
Melalui stand tersebut, masing-masing lembaga memberikan sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai berbagai layanan dan produk yang mereka tawarkan, khususnya yang berkaitan dengan keuangan dan ekonomi syariah. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai layanan perbankan syariah, pembiayaan usaha mikro, pengelolaan zakat dan program pemberdayaan masyarakat, hingga edukasi mengenai keamanan dalam bertransaksi dan berinvestasi.
MES Indramayu berharap literasi ekonomi syariah dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berdakwah, tetapi juga memahami sistem ekonomi Islam yang berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, dan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.













