INDRAMAYU # Pengabdian tidak selalu berakhir ketika seragam dinas dilepas. Nilai kedisiplinan, integritas, pengalaman, dan keteladanan justru dapat terus dibawa ke tengah keluarga dan masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam malam pengantar purna bakti Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) serta Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres Indramayu yang memasuki masa pensiun, Rabu malam (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu tersebut tidak hanya menjadi momentum penghormatan kepada dua pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran Polres Indramayu dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Acara dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., SIK, M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Indramayu, serta wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Indramayu.
Malam Purna Bakti Menjadi Bentuk Penghormatan atas Pengabdian
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian pejabat yang telah menjalankan tugas di lingkungan Polres Indramayu.
Kapolres Indramayu menyampaikan terima kasih atas integritas dan kerja keras yang telah diberikan selama menjalankan amanah kedinasan, khususnya dalam menjaga kedisiplinan internal serta fungsi pengawasan di lingkungan kepolisian.
Kasi Propam dan Kasiwas memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas internal institusi. Fungsi tersebut berkaitan dengan kedisiplinan, pengawasan, integritas, serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jabatan Kasipropam dan Kasiwas adalah penjaga mutu dan kualitas institusi. Meski fungsi internal sering tidak terlihat, peran mereka sangat penting,” ujar AKBP Prianggo.
Agus dan Sunaryo Memasuki Masa Purna Tugas
Malam tersebut menjadi momentum bagi Agus dan Sunaryo untuk menutup perjalanan kedinasan dan memasuki fase baru dalam kehidupan.
Kapolres menyampaikan ucapan selamat menikmati masa pensiun sekaligus mengingatkan bahwa berakhirnya masa dinas bukan berarti berakhir pula kesempatan untuk mengabdi.
“Tetaplah menjadi teladan di keluarga dan masyarakat, serta jaga silaturahmi dengan Polres Indramayu,” ucapnya.
Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun atas nama keluarga besar Polri apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan, baik dalam perkataan, kebijakan maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Pensiun Hanya Berganti Seragam dan Medan”
Dalam sambutannya, AKBP Prianggo memberikan pesan yang menggambarkan makna pengabdian setelah seseorang memasuki masa pensiun.
“Pensiun hanya berganti seragam dan medan. Yang tadinya menjadi pengawas di dalam institusi, kini menjadi teladan di tengah masyarakat dan keluarga tanpa seragam dinas,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa pengalaman selama menjalankan tugas tetap memiliki nilai meskipun seseorang tidak lagi mengenakan seragam kedinasan.
Masa pensiun dapat menjadi ruang untuk meneruskan pengabdian melalui keluarga dan lingkungan sosial. Pengetahuan, kedisiplinan, serta pengalaman yang diperoleh selama berdinas dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Silaturahmi Polres Indramayu dan Insan Pers Diperkuat
Selain menjadi acara pengantar purna bakti, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara Polres Indramayu dan insan pers.
Kapolres menilai komunikasi yang baik dengan media merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, transparan, dan bertanggung jawab.
“Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memberikan penghargaan atas pengabdian, sekaligus menjaga sinergi antara kepolisian dan insan pers yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujar AKBP Prianggo.
Ia berharap hubungan baik dan tali silaturahmi yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus dijaga.
Menurutnya, sinergi kepolisian dan media diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kondusivitas serta membangun kepercayaan publik di Kabupaten Indramayu.
Adun Sastra Radar Indramayu: Komunikasi Terbuka Penting bagi Kepentingan Publik
Perwakilan wartawan yang hadir turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Salah satunya disampaikan Adun Sastra dari Media Radar Indramayu.
Adun mengapresiasi silaturahmi yang digelar Polres Indramayu karena dinilai dapat menjadi ruang untuk menjaga komunikasi yang baik antara kepolisian dan insan pers.
“Kami dari rekan-rekan media tentu mengapresiasi kegiatan silaturahmi seperti ini. Bagi kami, komunikasi yang terbuka antara Polres Indramayu dengan wartawan sangat penting, karena media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang,” ujar Adun.
Menurutnya, hubungan antara media dan kepolisian perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling menghargai fungsi masing-masing.
Adun juga menyambut baik komitmen Kapolres Indramayu untuk menggelar pertemuan rutin dengan insan pers.
“Kami berharap pertemuan rutin ini bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang komunikasi dua arah. Wartawan bisa menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan informasi publik, sementara kepolisian juga dapat memberikan penjelasan secara langsung mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat,” katanya.
Ia menilai komunikasi yang intensif dapat membantu mengurangi kesimpangsiuran informasi yang berkembang di masyarakat.
“Ketika komunikasi berjalan baik, informasi yang diterima masyarakat juga diharapkan semakin jelas. Ini tentu menjadi kepentingan bersama, baik bagi kepolisian, media maupun masyarakat,” tambahnya.
Reang Tosu IqroNews: Sinergi Media dan Kepolisian Harus Berorientasi pada Kepentingan Publik
Senada dengan hal tersebut, Reang Tosu dari Media IqroNews menilai komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di daerah.
Menurut Tosu, hubungan media dan kepolisian perlu ditempatkan sebagai kemitraan profesional yang tetap memberikan ruang bagi media untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, kritis, dan bertanggung jawab.
Ia menilai pertemuan rutin antara jajaran Polres Indramayu dengan insan pers dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyamakan pemahaman mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
“Pertemuan seperti ini penting karena media dan kepolisian memiliki peran masing-masing. Kepolisian memberikan informasi sesuai kewenangan dan fakta yang ada, sementara media memiliki tanggung jawab mengolah dan menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Tosu berharap komitmen Kapolres Indramayu untuk melakukan pertemuan dengan wartawan secara rutin dapat menjadi tradisi komunikasi yang berkelanjutan.
“Yang paling penting bukan hanya seberapa sering pertemuan dilakukan, tetapi bagaimana komunikasi itu bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika ada ruang dialog yang terbuka, wartawan dan jurnalis dapat lebih mudah melakukan konfirmasi dan masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas,” katanya.
Terkait acara purna bakti, Tosu turut memberikan apresiasi kepada Agus dan Sunaryo atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan kepolisian.
Menurutnya, masa pensiun hendaknya dipandang sebagai babak baru dalam pengabdian, bukan sebagai akhir dari kontribusi seseorang kepada masyarakat.
“Purna tugas adalah perubahan fase kehidupan. Pengalaman dan nilai-nilai pengabdian selama berdinas tentu tetap dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat di lingkungan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap hubungan silaturahmi yang telah terbangun antara Polres Indramayu dan insan pers dapat terus dipelihara dengan semangat saling menghormati, keterbukaan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Pada akhirnya, yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipercaya. Karena itu, komunikasi antara kepolisian dan media harus terus dijaga,” pungkasnya.
Kapolres Janjikan Pertemuan Rutin dengan Wartawan
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Prianggo menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan insan pers.
Ia bahkan berjanji pertemuan bersama wartawan akan dilakukan secara rutin.
“Saya berjanji pertemuan rutin dengan insan pers akan digelar secara konsisten, paling lambat setiap satu bulan sekali,” tutur AKBP Prianggo.
Komitmen tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan media, bukan hanya ketika muncul persoalan, tetapi juga sebagai sarana membangun hubungan kelembagaan yang sehat dan berkelanjutan.
Bagi media, komunikasi yang terbuka dapat membantu wartawan memperoleh informasi yang jelas dan terverifikasi. Sementara bagi kepolisian, komunikasi dengan media menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat.
Kemitraan Polisi dan Media Harus Tetap Profesional
Hubungan antara kepolisian dan media memiliki arti penting dalam membangun ekosistem informasi publik yang sehat.
Kemitraan tidak berarti media kehilangan fungsi kritisnya. Sebaliknya, komunikasi yang baik memungkinkan wartawan mendapatkan informasi dari sumber yang kompeten, sementara kepolisian memiliki kesempatan untuk memberikan penjelasan secara proporsional kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pertemuan rutin dapat menjadi ruang evaluasi sekaligus komunikasi dua arah.
Wartawan dapat menyampaikan kebutuhan informasi publik, sedangkan kepolisian dapat memberikan penjelasan mengenai berbagai perkembangan yang perlu diketahui masyarakat.
Komunikasi yang konsisten juga dapat membantu mencegah kesalahpahaman serta mengurangi ruang bagi informasi yang tidak terverifikasi.
Pengabdian Berlanjut, Sinergi Terus Diperkuat
Malam pengantar purna bakti di Polres Indramayu akhirnya bukan sekadar acara perpisahan.
Bagi Agus dan Sunaryo, berakhirnya masa kedinasan menjadi awal perjalanan baru untuk terus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Sementara bagi Polres Indramayu dan insan pers, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi serta membangun kemitraan yang lebih terbuka dan profesional.
Komitmen pertemuan rutin dengan wartawan diharapkan tidak berhenti sebagai pernyataan dalam sebuah acara, tetapi benar-benar diwujudkan melalui komunikasi yang konsisten dan berkesinambungan.
Sebab, kepercayaan publik tidak lahir hanya dari informasi yang disampaikan, tetapi juga dari bagaimana institusi dan media membangun komunikasi yang terbuka, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Seragam boleh dilepas, tetapi nilai pengabdian dan keteladanan diharapkan tetap hidup di tengah masyarakat.















