Anjatan, Indramayu # Tepuk tangan meriah mengakhiri rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Anjatan, Jumat (17/7/2026). Selama lima hari, sebanyak 360 peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi pembelajar yang berintegritas.
Penutupan MPLS diawali dengan Salat Duha, tausiyah, serta penampilan unjuk karya dari setiap kelompok. Berbagai kreativitas yang ditampilkan para siswa menjadi gambaran keberhasilan proses pembentukan karakter sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.
Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat
Momentum penutupan MPLS juga menjadi ajang penyampaian kabar menggembirakan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Anjatan. Kepala SMP Negeri 1 Anjatan, Fitra Susanto, S.T., mengungkapkan bahwa jumlah peserta didik baru tahun ini meningkat menjadi 360 siswa, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 288 siswa.
Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang terus dikembangkan sekolah.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah peserta didik baru meningkat menjadi 360 siswa dari 288 siswa pada tahun sebelumnya. Kepercayaan masyarakat ini merupakan amanah yang harus kami jawab dengan meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan pendidikan, serta pembinaan karakter peserta didik secara berkelanjutan,” ujar Fitra.
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat tersebut berjalan seiring dengan amanah dari pemerintah pusat yang menetapkan SMP Negeri 1 Anjatan sebagai Sekolah Rujukan. Predikat tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain.
“Status sebagai Sekolah Rujukan bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami ingin terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter peserta didik, dan menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Lima Hari Menanamkan Nilai Karakter
Pelaksanaan MPLS berlangsung selama lima hari dengan materi yang dirancang secara sistematis dan ramah anak.
Sejak hari pertama, peserta didik diperkenalkan dengan visi dan misi sekolah, guru, wali kelas, tata tertib, hingga fasilitas sekolah melalui kegiatan school tour. Mereka juga mendapatkan materi penguatan karakter bertajuk “Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat” sebagai fondasi membangun disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar.
Pada hari-hari berikutnya, para siswa mengikuti pemeriksaan kebugaran, edukasi kesiapsiagaan bencana, penyuluhan bahaya penyalahgunaan NAPZA bersama Polsek Anjatan, asesmen literasi dan numerasi, pemetaan bakat serta minat, literasi digital, pendidikan karakter, hingga pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti Paskibra, Pramuka, PMR, PKS, Marching Band, Hadroh, Futsal, Paduan Suara, Bulu Tangkis, dan Merpati Putih.
MPLS Humanis Tanpa Perpeloncoan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Janurin, S.Pd., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan disusun berdasarkan prinsip MPLS Ramah Anak, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan nyaman tanpa adanya praktik perpeloncoan.
Menurutnya, MPLS tidak sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, meningkatkan literasi, kepedulian sosial, kesehatan, serta menggali potensi setiap peserta didik.
Semangat tersebut turut diwujudkan oleh pengurus OSIS yang selama lima hari menjadi pendamping bagi siswa baru.
Ketua OSIS, Mahira Hasna Kamila, mengatakan seluruh panitia berkomitmen menghadirkan suasana persahabatan sehingga peserta didik merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Anjatan.
“Kami ingin adik-adik kelas merasa nyaman sejak hari pertama. Tidak ada ruang bagi praktik perpeloncoan. Yang kami bangun adalah kebersamaan, saling menghargai, dan saling membantu agar mereka dapat belajar dengan percaya diri,” katanya.
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Karakter
Peningkatan jumlah peserta didik baru menunjukkan bahwa masyarakat semakin menaruh kepercayaan kepada sekolah yang mampu menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus membangun karakter.
Bagi SMP Negeri 1 Anjatan, pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, mampu bekerja sama, serta memiliki integritas.
Melalui kolaborasi guru, tenaga kependidikan, orang tua, komite sekolah, dan pengurus OSIS, sekolah berkomitmen terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Generasi Baru Siap Menatap Masa Depan
Berakhirnya MPLS bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan langkah awal perjalanan panjang para peserta didik dalam meraih cita-cita.
Dengan bekal nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama lima hari, sebanyak 360 siswa baru kini siap memasuki ruang kelas sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu berprestasi, berakhlak mulia, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dan Indonesia.
Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi energi baru bagi SMP Negeri 1 Anjatan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas.















