HUKUM

Penyegaran Organisasi, Polres Indramayu Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Avatar photo
10971
×

Penyegaran Organisasi, Polres Indramayu Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU # Pergantian pejabat dalam sebuah institusi bukan sekadar perpindahan posisi. Di balik rotasi tersebut terdapat harapan agar organisasi terus bergerak, beradaptasi, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Semangat itu terlihat dalam serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor (kapolsek) di lingkungan Polres Indramayu Polda Jabar. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Indramayu, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Rotasi tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus momentum untuk menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Kabupaten Indramayu.

Rotasi Jabatan Menjadi Bagian dari Dinamika Organisasi

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

Menurutnya, pergantian pejabat dilakukan antara lain untuk penyegaran organisasi, pengembangan karier, sekaligus meningkatkan kinerja institusi.

Pergantian tersebut juga tidak berarti memutus program yang telah berjalan. Sebaliknya, pejabat baru diharapkan mampu meneruskan berbagai program yang sudah berjalan baik sekaligus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam konteks pelayanan publik, pergantian pejabat menjadi penting karena karakter wilayah dan persoalan masyarakat terus berkembang. Karena itu, organisasi kepolisian dituntut tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu menyesuaikan pola pelayanan dengan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah Pejabat Utama Mendapat Penugasan Baru

Salah satu perubahan terjadi pada jabatan Kasat Lantas Polres Indramayu.

AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Indramayu, mendapat penugasan baru sebagai Kanit 2 Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jabar.

Posisi Kasat Lantas Polres Indramayu selanjutnya dipercayakan kepada AKP Putri Risma Permata Sari, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kanit Regident Sat Lantas Polresta Bogor Kota.

Perubahan juga terjadi pada jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud).

AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Balongan.

Sementara itu, posisi Kasat Polairud Polres Indramayu kemudian diemban AKP Maman Kusmanto, yang sebelumnya menjabat Kasubbagbinops Bag Ops Polres Indramayu.

Pergantian tersebut menunjukkan bahwa rotasi tidak hanya terjadi pada satu bidang, tetapi mencakup sejumlah posisi strategis yang memiliki peran langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolsek Jatibarang hingga Widasari Ikut Berganti

Rotasi juga menyentuh sejumlah posisi kapolsek.

Kompol Darli, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jatibarang, mendapat jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Ops Polres Indramayu.

Jabatan Kapolsek Jatibarang selanjutnya dipercayakan kepada AKP Suprapto, S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Widasari.

Sementara itu, AKP Dedi Wahyudi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Balongan, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Widasari.

Untuk posisi Kapolsek Balongan, jabatan tersebut selanjutnya dipercayakan kepada AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu.

Rangkaian rotasi ini memperlihatkan adanya perpindahan pengalaman dan tanggung jawab antarsatuan maupun wilayah. Bagi organisasi, kondisi tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkaya pengalaman personel sekaligus memperkuat koordinasi.

Kedokanbunder Juga Mendapat Pemimpin Baru

Pergantian turut terjadi di Polsek Kedokanbunder.

IPDA Eryana, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kedokanbunder, mendapat penugasan baru sebagai Kaurbinopsnal Satsamapta Polres Indramayu.

Posisi Kapolsek Kedokanbunder selanjutnya diemban IPDA Kartono, yang sebelumnya bertugas sebagai Panitopsnal 1 Unit Reskrim Polsek Patrol Polres Indramayu.

Selain itu, IPTU Sujana, S.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Indramayu, kini mendapat kepercayaan sebagai Kasiwas Polres Indramayu.

Polres Indramayu juga menerima IPTU Saprudin, S.H., yang sebelumnya menjabat Panit 1 SPKT Polrestabes Bandung. Ia selanjutnya bertugas sebagai Pama Polres Indramayu.

Rotasi Bukan Sekadar Pergantian Nama

Bagi masyarakat, pergantian pejabat kepolisian mungkin terlihat sebagai perubahan struktur organisasi. Namun, makna yang lebih penting justru terletak pada apa yang terjadi setelah pergantian tersebut.

Pejabat baru dituntut segera memahami karakter wilayah, persoalan masyarakat, serta berbagai program yang telah berjalan. Di tingkat kapolsek, misalnya, pemahaman terhadap kondisi sosial masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam membangun keamanan yang tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pendekatan pencegahan.

Masyarakat tentu berharap rotasi menghasilkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, terbuka, dan responsif.

Karena itu, ukuran keberhasilan pergantian pejabat pada akhirnya bukan hanya terletak pada seremonial sertijab, tetapi pada perubahan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.

Harapan pada Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

AKP Tarno mengatakan, pergantian jabatan diharapkan membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Pejabat yang baru diharapkan segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut menjadi penting karena tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak selalu sama dari waktu ke waktu.

Polisi tidak hanya berhadapan dengan persoalan kriminalitas, tetapi juga berbagai persoalan sosial, dinamika masyarakat, perkembangan teknologi informasi, hingga tuntutan publik terhadap transparansi dan kualitas pelayanan.

Dalam kondisi tersebut, inovasi pelayanan menjadi salah satu kebutuhan. Masyarakat membutuhkan institusi yang mampu mendengar laporan, merespons persoalan secara proporsional, serta memberikan kepastian dalam proses pelayanan.

Pengabdian Pejabat Lama Tetap Mendapat Apresiasi

Di tengah pergantian personel, Polres Indramayu juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas.

AKP Tarno berharap amanah yang diberikan kepada para pejabat baru dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya selama bertugas di Polres Indramayu.

Apresiasi tersebut menjadi bagian penting dalam sebuah proses regenerasi organisasi. Pergantian jabatan bukan berarti menghapus peran pejabat sebelumnya, melainkan menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menjaga kesinambungan pelayanan.

Tantangan Berikutnya Ada pada Pelaksanaan

Rotasi organisasi pada akhirnya akan diuji melalui kinerja di lapangan.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan pejabat yang memiliki jabatan baru, tetapi juga kepemimpinan yang mampu menerjemahkan tugas menjadi pelayanan nyata.

Karena itu, harapan publik setelah sertijab bukan sekadar melihat siapa yang menduduki jabatan tertentu. Yang lebih penting adalah bagaimana kepemimpinan baru mampu menjawab persoalan masyarakat secara cepat, tepat, humanis, dan profesional.

Bagi Polres Indramayu, momentum penyegaran organisasi ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Lingkungan yang aman dan tertib juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

Semangat Baru untuk Polres Indramayu

Pergantian pejabat merupakan bagian dari perjalanan sebuah organisasi. Ada pejabat yang berpindah, ada tanggung jawab yang bergeser, dan ada pengalaman baru yang dibawa ke tempat tugas berikutnya.

Namun, tujuan akhirnya tetap sama: memastikan organisasi mampu bekerja lebih baik dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Rotasi sejumlah pejabat utama dan kapolsek di Polres Indramayu diharapkan tidak berhenti sebagai agenda administratif. Lebih dari itu, momentum ini menjadi awal untuk memperkuat pelayanan, meningkatkan profesionalitas, menghadirkan inovasi, serta membangun hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dan masyarakat.

Sebab, bagi publik, penyegaran organisasi akan benar-benar bermakna ketika semangat baru itu terlihat dalam pelayanan sehari-hari—ketika masyarakat merasa lebih mudah mendapatkan bantuan, lebih cepat memperoleh respons, dan semakin percaya bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!