KAPASITAS

PKL Jadi Gerbang Masa Depan, 460 Siswa SMKN 1 Anjatan Siap Menimba Pengalaman di Dunia Kerja Nyata

Avatar photo
10193
×

PKL Jadi Gerbang Masa Depan, 460 Siswa SMKN 1 Anjatan Siap Menimba Pengalaman di Dunia Kerja Nyata

Sebarkan artikel ini

Anjatan  # Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai lapangan SMKN 1 Anjatan pada Rabu (10/06/2026). Di bawah terik matahari pagi, ratusan siswa kelas XI mengikuti prosesi pelepasan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang menandai dimulainya perjalanan mereka memasuki dunia kerja nyata.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat. Barisan siswa dari berbagai program keahlian berdiri rapi mengikuti upacara, sementara pembawa bendera Merah Putih dan panji sekolah berada di barisan depan sebagai simbol semangat, tanggung jawab, dan kebanggaan yang akan dibawa para peserta selama menjalani praktik di dunia usaha dan dunia industri.

Sebanyak 460 siswa kelas XI SMKN 1 Anjatan akan menjalani PKL selama satu semester sebagai bagian dari program pembelajaran wajib yang dirancang untuk memperkuat kompetensi, membangun karakter, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

Pelepasan Simbolis Menandai Langkah Awal Menuju Dunia Profesional

Pelepasan PKL tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan baru bagi para siswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di sekolah ke lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Kepala SMKN 1 Anjatan, H. Dedi Supriana, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa PKL merupakan salah satu fase penting dalam pembentukan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.

“Praktik Kerja Lapangan merupakan momentum penting bagi siswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di sekolah ke dalam dunia kerja nyata. Kami berharap seluruh siswa dapat menjaga nama baik sekolah, menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, serta terus belajar dari para pembimbing di industri maupun instansi tempat mereka melaksanakan PKL,” ujarnya.

Menurut H. Dedi, mulai saat ini para siswa bukan hanya mewakili diri sendiri dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik sekolah di lingkungan kerja.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tunjukkan etos kerja yang baik, bangun komunikasi yang positif, dan serap sebanyak mungkin pengalaman serta pengetahuan. Kesuksesan di masa depan dimulai dari kesungguhan dalam menjalani proses hari ini,” pesannya.

Menjembatani Sekolah dan Dunia Industri

Perubahan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, SMKN 1 Anjatan terus memperkuat kemitraan dengan berbagai perusahaan, instansi pemerintah, fasilitas kesehatan, serta dunia usaha dan dunia industri.

Melalui PKL, siswa memperoleh kesempatan belajar secara langsung mengenai budaya kerja, standar profesional, serta tantangan yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti.

Program ini menjadi jembatan yang menghubungkan proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia kerja sehingga lulusan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan pengalaman lapangan.

Karakter dan Etos Kerja Menjadi Bekal Penting

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Anjatan, Haris Nugraha, S.Pd., menegaskan bahwa PKL merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa sebagai calon tenaga kerja profesional.

Menurutnya, dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap disiplin, etika, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi.

“PKL menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan yang selama ini dipelajari di sekolah sekaligus melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja. Kami berharap seluruh siswa dapat menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah selama berada di lingkungan industri maupun instansi tempat praktik,” ujar Haris.

Ia juga mengingatkan siswa agar aktif belajar dan tidak ragu bertanya kepada para pembimbing di tempat praktik.

“Jangan ragu untuk bertanya, belajar dari para pembimbing, dan membuka diri terhadap pengalaman baru. Pengalaman selama PKL akan menjadi modal berharga ketika mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Antusiasme Siswa Menyambut Pengalaman Baru

Semangat menjalani PKL juga terlihat dari antusiasme para siswa yang akan diterjunkan ke berbagai lokasi praktik.

Salah satu siswa Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), mengaku senang karena akan memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional.

“Saya merasa senang sekaligus tertantang karena bisa belajar langsung dari para mekanik yang sudah berpengalaman. Selama ini kami belajar teori dan praktik di sekolah, tetapi melalui PKL kami bisa mengetahui kondisi kerja yang sebenarnya. Saya berharap bisa menambah keterampilan dan pengalaman yang nantinya berguna ketika lulus,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh  siswa Program Keahlian Farmasi.

“PKL menjadi kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang pelayanan farmasi secara langsung. Saya ingin mendapatkan pengalaman baru, memahami cara kerja tenaga kesehatan, dan meningkatkan kemampuan komunikasi dengan pasien maupun masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan Dilakukan Bertahap

Program PKL berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026. Kegiatan terdiri atas satu bulan persiapan di sekolah, empat bulan praktik langsung di dunia kerja, serta satu bulan penyusunan laporan dan administrasi hasil PKL.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMKN 1 Anjatan, Rita Agustina, S.Far., Apt., menjelaskan bahwa pemberangkatan siswa ke lokasi PKL dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing perusahaan maupun instansi mitra.

“Kami memberikan rentang waktu keberangkatan kepada perusahaan. Ada yang mulai menerima siswa lebih awal dan ada juga yang menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Yang terpenting masih berada dalam rentang waktu yang telah ditetapkan sekolah,” ujar Rita.

Fokus pada Pencapaian Kompetensi

Selama menjalani PKL, siswa tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar reguler di sekolah karena fokus pada praktik kerja. Meski demikian, sekolah tetap melakukan pemantauan melalui logbook yang berisi target kompetensi yang wajib dicapai siswa.

“PKL bukan sekadar hadir di tempat kerja. Setiap siswa memiliki target kompetensi yang harus dicapai sesuai bidang keahliannya. Seluruh kegiatan dan capaian tersebut nantinya akan dituangkan dalam laporan PKL,” jelas Rita.

Laporan tersebut menjadi bagian dari penilaian akhir dan akan dipresentasikan dalam sidang PKL setelah masa praktik selesai.

Tersebar di Bandung,Indramayu, Subang hingga Jakarta

Penempatan siswa dilakukan sesuai bidang keahlian masing-masing dan kerja sama yang telah dibangun sekolah dengan berbagai mitra industri.

Siswa Program Keahlian Perhotelan menjalani PKL di sejumlah hotel di Bandung dan Jakarta. Sementara siswa DKV banyak ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang berada di Jakarta.

Untuk Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), sekolah bekerja sama dengan jaringan bengkel resmi Honda sebagai sekolah binaan Honda. Sedangkan siswa Farmasi menjalani PKL di apotek, klinik, puskesmas, hingga rumah sakit sesuai konsentrasi keahlian Farmasi Komunitas.

Menyiapkan Generasi Siap Kerja dan Siap Bersaing

PKL bukan hanya program akademik, tetapi juga investasi pendidikan yang berdampak jangka panjang bagi masa depan peserta didik. Melalui pengalaman langsung di dunia kerja, siswa belajar tentang profesionalisme, komunikasi, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga integritas dalam bekerja.

Kolaborasi antara sekolah, dunia usaha, dan dunia industri menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan semangat yang mengiringi pelepasan pada Rabu (10/06/2026), SMKN 1 Anjatan berharap seluruh peserta PKL mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi dan karakter terbaik mereka. Sebab, masa depan tidak dibangun dalam sekejap, melainkan melalui proses belajar, pengalaman, dan kesungguhan yang dimulai dari hari ini.

Baca Fakta Edukasi Berita

  • Sebanyak 460 siswa kelas XI SMKN 1 Anjatan mengikuti PKL tahun 2026.
  • PKL berlangsung selama satu semester, mulai Juli hingga Desember 2026.
  • Program terdiri dari masa persiapan, praktik kerja, dan penyusunan laporan.
  • Kepala SMKN 1 Anjatan menegaskan PKL menjadi momentum menyiapkan masa depan siswa.
  • Wakasek Kesiswaan menekankan pentingnya karakter, disiplin, dan etos kerja.
  • Siswa ditempatkan di berbagai perusahaan, hotel, bengkel resmi Honda, apotek, klinik, puskesmas, hingga rumah sakit.
  • Penempatan tersebar di Indramayu, Subang, Bandung, hingga Jakarta.
  • Sekolah melakukan pemantauan melalui logbook dan pendampingan guru pembimbing.
  • PKL menjadi syarat wajib kelulusan bagi seluruh siswa.
  • Program diharapkan melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!