FOKUS

Bahagia Bersama SWH: 1.000 Paket Zakat Mal Disalurkan, Bunda SWH Hidupkan Makna Ramadan di Indramayu

Avatar photo
961
×

Bahagia Bersama SWH: 1.000 Paket Zakat Mal Disalurkan, Bunda SWH Hidupkan Makna Ramadan di Indramayu

Sebarkan artikel ini

Indramayu #  Ramadan kembali menjadi ruang refleksi sekaligus aksi nyata bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wahyuni Herman atau yang dikenal sebagai Bunda SWH. Melalui program “Bahagia Bersama SWH”, ia menyalurkan sebanyak 1.000 paket zakat mal kepada masyarakat di Kecamatan Indramayu dan Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Senin,16 Maret 2026.

Namun, kegiatan ini bukan sekadar distribusi bantuan. Lebih dari itu, zakat mal dijadikan sebagai jembatan untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Zakat Mal: Dari Kewajiban Menjadi Gerakan Sosial

Penyaluran zakat mal dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi kaum dhuafa, lansia, serta warga dengan kondisi ekonomi rentan di sejumlah titik.

Dalam perspektif edukatif, zakat mal bukan hanya kewajiban individu, tetapi memiliki dampak luas dalam mengurangi kesenjangan sosial. Program ini menunjukkan bagaimana zakat dapat dikelola secara konkret untuk membantu masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bahagia Bersama SWH: Lebih dari Sekadar Bantuan

Program “Bahagia Bersama SWH” menjadi identitas gerakan sosial yang dibangun oleh Bunda SWH. Fokusnya bukan hanya pada bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa dihargai, diperhatikan, dan tidak ditinggalkan.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan yang sederhana tapi bermakna. Zakat ini bukan hanya soal bantuan, tetapi bentuk kepedulian agar masyarakat merasa ditemani, terutama menjelang Idul Fitri,” ujar Bunda SWH.

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya wilayah Daerah Pemilihan Jabar 12 yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

“InsyaAllah, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan. Karena sejatinya, tugas kami bukan hanya membuat kebijakan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat,” tegasnya.

Antusiasme Warga dan Dampak Nyata

Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Lebih dari sekadar bantuan, kehadiran langsung Bunda SWH memberikan dampak psikologis berupa rasa diperhatikan dan diakui, yang seringkali menjadi kebutuhan sosial yang tak kalah penting.

Membangun Solidaritas Berkelanjutan

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu menjadi pejabat atau memiliki kekuasaan. Setiap individu memiliki peran dalam membantu sesama, sekecil apa pun kontribusinya.

Melalui pendekatan ini, Bahagia Bersama SWH diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal membangun solidaritas yang berkelanjutan, bukan hanya musiman.

Dari Aksi ke Gerakan: Harapan ke Depan

Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang melibatkan lebih banyak pihak baik pemerintah, komunitas, maupun masyarakat umum.

Dengan semangat kebersamaan, zakat tidak lagi dipandang sebagai kewajiban semata, melainkan sebagai kekuatan untuk menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. Sesuai dengan visi: Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong)

Jangan Lupa Bahagia
Bahagia bersama eSWeHa
Follow : @sriwahyuni.herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!